MENJAGA KEIMANAN DI JAMAN MILENIAL
Pada zaman modern ini manusia mulai menyepelekan bahkan melalaikan agama, tidak perlu jauh-jauh mencari lihatlah disekitar lingkunganmu masih banyak orang yang sering melalaikan ibadah sholat.Hal ini diakibatkan karena kurangnya pendidikan agama sehingga keimanan menjadi lemah.
Lalu bagaimana kita menanggulangi hal tersebut? jangan memikirkan kita harus ceramah menyebarkan ilmu agama dll, jangan! itu malah akan membuat anda menjadi tambah malas karena itu adalah pekerjaan yang berat.Mulailah dari kita sendiri dengan selalu mengingat allah, apapun yang kita lakukan niatkanlah hanya untuk mencari ridha allah karena allah pernah berfirman :
Dari hadist di atas dapat disimpulkan bahwa amal seseoranng ditentukan oleh niat,jadi niat yang baik sangatlah diperlukan. Bagusnya niat juga bisa membuat amal dunia menjadi amal untuk ahirat begitu juga sebaliknya buruknya niat dapat membuat amal ahirat menjadi amal dunia.
Oleh sebab itu marilah kita senantiasa mengingat allah agar iman kita semakin kuat meniatkan segala urusan hanya untuk mencari ridha allah, dengan begitu kita dapat menjaga keimanan kita di zaman milenial yang mayoritas orang sudah mulai melalaikan kewajiban mereka.
Selain itu mengingat kematian juga dapat meningkatkan iman kita karena hal yang paling dekat dengan kita adalah kematian,kenapa bisa begitu? hal ini di karenakan kematian tidak ada yang mengetahuinya kapan dimana dan mengapa, kematian juga tidak memandang umur atau kesehatan. Oleh karena itu tidak seharusnya kita menunda-nunda suatu pekerjaan apalagi kewajiban kita, mulailah dari diri kita sendiri baru kita memperhatikan orang lain.
Perbaikilah dirimu baru jika kau ingin memperbaiki orang lain.Maksudnya ialah bolehlah kita menasehati orang (mengingatkan) namun janganlah memaksa jika mereka tidak mau biarkan lah namun jangan bosan selalu mengingatkan di lain waktu,karena kewajiban kita hanya mengingatkan bukan memaksa. Disampinng itu tanpa kalian mengajak jika orang di sekelling anda melihat anda yang senantiasa menjaga keiamanan dan kewajiban maka tanpa mereka sadari merekan akan mulai merasa malu dan ahirnya mengikuti (tidak semua orang).
Jadi marilah kita menjadi suri tauladan bagi sesama kita agar kita dapat bermanfaat untuk sesama kita karena manusia paling mulia adalah mereka yang bermanfaat bagi saudara-saudaranya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar